17-04-2014 01:53
Navigation
Home
Visi dan Misi
Dewan Guru dan Staf TU
Struktur OSIS
Nilai Siswa
Pembelajaran Online
Artikel
Download
Tanya Jawab
Forum Diskusi
Web Links
Kategori Berita
Kontak Kami
Galeri Gambar
Cari
Event Calendar
Facebook
Join us on Facebook. Click here!
Users Online
Guests Online: 1

Members Online: 0

Total Members: 1,439
Newest Member: ddomsere
Events
<< April 2014 >>
Mo Tu We Th Fr Sa Su
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        
UNAS TAK LAGI TENTUKAN KELULUSAN
PENDIDIKAN - PENDIDIKAN
Jum'at, 10 Desember 2010 , 07:26:00

JAKARTA - Pemerintah mulai merampungkan formulasi baru untuk menentukan kelulusan siswa. Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyatakan, dalam formulasi baru nanti Ujian Nasional (Unas) tidak lagi menjadi penentu tunggal kelulusan. Bobot Unas hanya mengcover 60 persen kelulusan sedangkan sisanya sebesar 40 persen ditentukan nilai Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan hasil rapor siswa. "Itu baru usulan kami. Keputusannya baru akan dibahas dalam pertemuan dengan DPR pekan depan," ujar mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) di Jakarta Kamis (9/12) kemarin.

Pria yang pernah menjabat Menkominfo itu mengatakan, diharapkan dengan formulasi baru ini azas keadilan akan terpenuhi. Artinya, bila nilai rapor dan UAS siswa rendah maka nilai Unas harus tinggi. Perhitungannya, rata-rata nilai Unas untuk SMP/MTS, SMA/MAN minimal 5,5 seperti tahun lalu. Nuh memperingatkan siswa bahwa dengan formula itu kemungkinan tidak lulus juga masih terbuka. "Hal ini berbeda dengan Ebtanas, kalau Ebtanas hasil nilai di bagi dua, ini tidak dibagi," ujarnya menjelaskan

Menurut Nuh, pada prinsipnya falsafah Unas secara komprehensif dan kontinuitas alias menyeluruh dan berkesinambungan. Komprehensif berarti Unas menjangkau keseluruh kemampuan siswa termasuk aspek psikomotorik, kognitif serta afektif yang juga harus diperhatikan dalam penilaian. Dengan dasar itu, seluruh penilaian rapor dan prestasi siswa dari jenjang bawah sampai akan dihitung. Lalu, fasafah kontinuitas berarti nilai Unas akan berlaku pula dari jenjang satu ke jenjang lainnya.

"Karena itu, nilai Unas tidak hanya digunakan untuk menentukan kelulusan semata namun juga dapat dijadikan penentu masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi." Kata Nuh.

Kepala Balitbang Kemendiknas, Mansyur Ramly, menambahkan, sekolah dan guru akan diberikan andil dalam mengevaluasi kelulusan. Menurutnya, tugas mengevaluasi harus didelegasikan kepada pusat, guru, dan sekolah. Keputusan ini selaras dengan permintaan banyak pakar pendidikan yang menginginkan penentu kelulusan diserahkan juga kepada guru dan sekolah. "Jadi akan ada banyak faktor yang menentukan kelulusan sehingga siswa tidak dirugikan," kata dia.

Mansyur menambahkan, Unas ulangan rencananya akan dihapus pada 2011 karena dinilai mubazir. Dasarnya, standar penentuan kelulusan tidak terlalu sulit untuk dicapai oleh siswa dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Mansyur mengatakan, ada dua opsi untuk menentukan nilai kelulusan. Opsi pertama, nilai akhir dari Unas dan UAS digabungkan dan nilai rata-rata yang didapat itu harus lebih besar dari 5,5. Atau ada empat nilai 5,5 yang diperoleh siswa tersebut.Jika hanya mendapat nilai 4 maka tidak akan lulus.Opsi kedua, lanjut Mansyur, siswa boleh saja memperoleh nilai 4 pada dua mata pelajaran dari enam pelajaran yang diujikan. Namun, opsi ini dinilai ketat oleh Balitbang sehingga jika disetujui maka Unas ulangan tetap akan disiapkan. "Opsi pertama lebih diunggulkan karena Kemendiknas keberatan dengan Unas ulangan," katanya.

Ketua Panja Unas DPR Rully Chairil Azwar mengatakan, opsi pertama sedang dipertimbangkan untuk sepakati. Dirinya juga setuju kalau tidak perlu ada Unas Ulangan karena tidak adil dan tidak mendidik. Formula yang diajukan Balitbang Kemendiknas menandakan bahwa Unas tidak lagi memveto hasil kelulusan. Panja Unas menerima formula tersebut namun akan dibahas secara internal agar tidak menurunkan mutu kelulusan. "Formula Unas yang pertama memang baik, namun apakah bijaksana jika tidak ada Unas ulangan karena sangat mempengaruhi formula kelulusan yang diinginkan," katanya. (zul)
Comments
No Comments have been Posted.
Post Comment
Please Login to Post a Comment.
Ratings
Rating is available to Members only.

Please login to vote.

No Ratings have been Posted.
Login
Username

Password



Forgotten your password?
Request a new one here.
Shoutbox
You must login to post a message.

30 December 2013 05:13
Alhamdulillah... spam sudah berhasil dibersihkan dari website ini.

16 November 2013 12:09
Belum sempat edit nilai maaf ya Frown

Lena
11 November 2013 11:11
Bu, Nilai saya kok belum keluar? Frown

09 August 2013 08:43
met lebaran minal Aidin wal Faizin mohon maaf lahir dan batin

29 July 2013 13:13
Bu Arnailis gimana nih soal bts kelas 9 tahun lalu sampai detik ini belum dapet Shock

26 July 2013 23:38
Apa kbr rekan-rekan di smpn 2 ?

25 July 2013 18:40
SMPN 2 KOTA TANGERANG HARUS MAMPU MENCIPTAKAN SOCIAL INTERPRENEUR YG HANDAL DAN BERTINGKAH LAKU MULIA

11 July 2013 05:51
maklum anggota baru nih..! Wink

11 July 2013 05:42
mohonn info di smpndoeta ada MOS tidak ya..?

07 July 2013 09:41
abis liat SMP 2 udah rata sama tanah. sedih Frown tp pasti hasilnya nnti bakal lebih bagus dr kmrn. SEMANGAT adik2 walaupun belajarnya pindah Grin

Managed by: Arnailis, M.Pd & Adien Alvian, M.Pd.
Webmaster: Mawan A. Nugroho, M.Kom.